Sambut Tamu Malaysia, Desa Koto Mesjid Sajikan Wisata Edukasi Patin dan Tradisi Makan Bajambau

Dipublikasikan pada tanggal 21 agustus 2026

Sambut Tamu Malaysia, Desa Koto Mesjid Sajikan Wisata Edukasi Patin dan Tradisi Makan Bajambau

KAMPAR – Desa Koto Mesjid, yang terkenal dengan julukan "Kampung Patin", sukses menggelar penyambutan hangat bagi rombongan wisatawan dan pelaku industri pariwisata asal Malaysia. Kunjungan internasional ini merupakan bagian dari rangkaian agenda "Riau International Travel Exchange" yang difasilitasi langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Riau.

Program ini mengusung dua agenda utama, yakni wisata edukasi seputar ekosistem budidaya patin serta pengenalan budaya lokal melalui tradisi Makan Bajambau khas Kampung Patin.

Melalui ajang Riau International Travel Exchange, para tamu  diajak mempelajari langsung seluruh rantai produksi perikanan di Desa Koto Mesjid. Peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mulai dari teknik pembenihan, pengelolaan kolam terpadu, hingga rantai pengolahan pascapanen yang menghasilkan ragam produk turunan seperti ikan salai, nugget, dan kerupuk patin.

Sesi edukasi ini menjadi sarana percontohan integrasi sektor perikanan dan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism) yang mandiri dan berkelanjutan.

Puncak acara penyambutan diisi dengan tradisi Makan Bajambau, yaitu Makan bersama dalam satu dulang yang mencerminkan kebersamaan, kesetaraan, dan penghormatan tinggi kepada para tamu. Berbagai sajian kuliner khas berbahan dasar patin disajikan lengkap dengan bumbu tradisional Kampar, memberikan pengalaman gastronomi yang autentik bagi para peserta.

Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan:
1. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Kampar, H. Afdal, ST., MT (mewakili Bupati Kampar): Menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Riau International Travel Exchange dan menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam mendukung potensi desa wisata ke kancah global.

2. Ketua DPD ASITA Riau, Dede Firmansyah: Menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun jaringan pemasaran pariwisata Riau ke pasar internasional, khususnya Malaysia, guna mendorong kunjungan wisatawan mancanegara secara berkelanjutan.

3. Pj. Kepala Desa Koto Mesjid, Ahmad Alihanafia, S.Sos: Mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan dan berharap kerja sama promosi wisata edukasi ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

Melalui suksesnya penyelenggaraan Riau International Travel Exchange, sinergi antara DPD ASITA Riau, Pemkab Kampar, dan Desa Koto Mesjid diharapkan mampu mengukuhkan Kampung Patin sebagai destinasi unggulan di tingkat Asia Tenggara.

Download more icon variants from https://tabler-icons.io/i/arrow-up
loader